ASANEWS, SIDRAP--Muhammad Ananda Nahdatullah, mahasiswa berprestasi dari Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), kembali ke tanah air setelah menyelesaikan magang praktik kerja industri internasional di sebuah restoran ternama di Taiwan. Berkat kinerja kompeten, profesional, dan konsisten, pihak perusahaan menawarkan kontrak kerja lanjutan selama enam bulan dengan gaji yang lebih tinggi.
Selama masa magang, Nanda menunjukkan kemampuan adaptasi cepat, etos kerja tinggi, serta keterampilan pelayanan dan operasional yang memenuhi standar industri internasional. Pihak restoran menilai performanya sangat baik dan melampaui ekspektasi peserta magang.
“Nanda dinilai bekerja dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan menjaga kualitas pelayanan. Kontrak lanjutan di berikan sebagai apresiasi atas dedikasi dan profesionalismenya selama masa magang,” ujar Ketua Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner UMS Rappang, Damayanti Trisnasari, S.Pd., M.Pd., sebagaimana diungkapkan salah satu supervisor restoran tersebut.
Sebagai Kaprodi tentu saja senang dan menyambut baik apresiasi tersebut. Ia menyatakan bahwa pencapaian Nanda menjadi kebanggaan bagi program studi dan sejalan dengan pengembangan kompetensi mahasiswa vokasi.
“Nanda masih memiliki hak belajar di luar kampus sebanyak 20 SKS yang dapat direkognisi. Kami sangat mendukung kegiatan positif yang memberikan pengalaman nyata di industri, di mana mahasiswa mendapatkan bimbingan langsung dari para expert profesional dengan pekerjaan yang relevan,” ujarnya.
Damayanti menambahkan bahwa keberhasilan ini selaras dengan visi program studi, yaitu menghasilkan lulusan yang Unggul, Berkemajuan, dan Profesional Islami. Menurutnya, pengalaman magang internasional merupakan salah satu jalan strategis untuk mencetak lulusan dengan karakter tersebut.
Program magang internasional menjadi bagian penting dari upaya UMS Rappang dalam memperluas jejaring industri global, sekaligus memastikan mahasiswa memiliki kompetensi dan pengalaman yang mampu bersaing di dunia kerja internasional.
Keberhasilan Nanda di Taiwan diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan keterampilan, meningkatkan kualitas diri, serta memanfaatkan kesempatan belajar di luar negeri.
