-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dosen UMS Rappang Raih Beasiswa Doktoral Taiwan, Siap Kembangkan Riset Patologi Tumbuhan di Tingkat Global

Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:32 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-06T01:32:11Z

 


ASANEWS,SIDRAP – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang). Dosen Program Studi S1 Pendidikan Vokasional Teknik Pertanian, FKIP UMS Rappang, Muhammad Aksan, S.Pd., S.P., M.Sc., berhasil meraih beasiswa doktoral dari National Chung Hsing University (NCHU), Taiwan, untuk melanjutkan studi Ph.D pada Department of Plant Pathology, College of Agriculture and Natural Resources mulai Fall Semester 2026.

Muhammad Aksan yang juga dikenal sebagai peneliti di bidang nematologi, proteksi tanaman, dan agronomi ini menerima pengumuman kelulusan pada 1 Juni 2026 setelah melalui proses seleksi berbasis dokumen (document screening) yang berlangsung sejak Februari 2026.

Dalam surat resmi penerimaan, pihak NCHU menyampaikan bahwa aplikasi Muhammad Aksan berhasil terpilih di tengah persaingan yang ketat. Ia dinilai memiliki rekam jejak akademik yang baik, dedikasi tinggi, serta potensi penelitian yang kuat untuk berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat internasional.

Selain diterima sebagai mahasiswa doktoral, Muhammad Aksan juga memperoleh NCHU Scholarship yang diberikan kepada kandidat terpilih dengan prestasi akademik unggul. Beasiswa tersebut mencakup pembebasan penuh biaya kuliah (full tuition waiver) senilai NTD 53.946 per semester serta tunjangan hidup sebesar NTD 8.000 per bulan untuk periode September 2026 hingga Juli 2027. Dukungan tersebut dapat diperpanjang setiap tahun berdasarkan hasil evaluasi akademik hingga masa studi maksimum empat tahun.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas kesempatan ini. Beasiswa ini bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga amanah untuk terus mengembangkan kapasitas akademik dan penelitian yang nantinya dapat memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pertanian, khususnya di Indonesia,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (06/06/2026).

“Saya berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama studi di Taiwan dapat saya bawa kembali untuk mendukung penguatan riset dan pendidikan di UMS Rappang,” ujar Muhammad Aksan.

Selama menjalani studi doktoral, penerima beasiswa juga berpeluang mengajukan pendanaan tambahan dari Taiwan National Science and Technology Council (NSTC) melalui program Taiwan Fellowship for International PhD Students (TFIPS). Program tersebut saat ini memberikan dukungan sekitar NTD 40.000 per bulan selama maksimal tiga tahun bagi mahasiswa doktoral internasional yang memenuhi persyaratan akademik dan luaran penelitian yang ditetapkan.

Muhammad Aksan berharap penelitian yang akan dilakukannya dapat berkontribusi pada pengembangan ilmu patologi tumbuhan, nematologi, serta pertanian berkelanjutan. Selain itu, hasil penelitian tersebut diharapkan dapat dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi tinggi dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan sektor pertanian.

Prestasi ini menjadi bukti komitmen UMS Rappang dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan budaya riset yang berdaya saing di tingkat internasional.

Sementara itu, NCHU merupakan salah satu universitas top 10 di Taiwan, khususnya untuk bidang pertanian. Bahkan, bidang pertanian di NCHU dikenal sebagai yang terbaik di Taiwan. Department of Plant Pathology juga didukung oleh para profesor yang merupakan lulusan universitas-universitas pertanian terbaik di dunia.

×
Berita Terbaru Update