-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Magang Internasional, Mahasiswa Bisdig UMS Rappang Perkenalkan Budaya Bugis di Taiwan

Selasa, 02 Juni 2026 | 16:28 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-02T08:28:04Z

 


ASANEWS, TAIWAN – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Bisnis Digital(Bisdig), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) yang kini tengah mengikuti program magang internasional di sektor perhotelan Taiwan kembali menunjukkan kontribusi nyata dalam pengembangan diplomasi budaya Indonesia di tingkat global. 

Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “International Internship as a Medium for Professional Work Development and Cultural Diplomacy: Promoting Bugis Heritage through Hospitality Industry Experiences in Taiwan”, para mahasiswa memperkenalkan budaya Bugis kepada masyarakat lokal Taiwan.

Dosen Pendamping Magang Internasional Program Studi Bisnis Digital FEB UMS Rappang, Muh. Wildan Mauludy, A.Md., S.Pd., M.Kom.,menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi profesional di industri hospitality, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kota Chiayi, Taiwan, dengan melibatkan masyarakat lokal serta rekan kerja dari berbagai latar belakang budaya.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan berbagai aspek budaya Bugis, mulai dari sejarah dan filosofi masyarakat Bugis, adat istiadat, pakaian adat tradisional, rumah adat, hingga ragam kuliner khas Bugis. Penyampaian materi dilakukan melalui diskusi santai, berbagi pengalaman budaya, serta pemanfaatan media digital yang menampilkan berbagai visual budaya Sulawesi Selatan.

"Selain memperkenalkan nilai-nilai budaya, mahasiswa kami juga mengenalkan makanan khas Bugis yang mendapat perhatian dan antusiasme dari masyarakat lokal Taiwan," ungkapnya. 

Kegiatan ini kata dia menjadi media pertukaran budaya yang mempererat hubungan sosial dan meningkatkan pemahaman lintas budaya antara Indonesia dan Taiwan.

Hasilnya, masyarakat lokal Taiwan memperoleh pengetahuan baru mengenai keberagaman budaya Indonesia, khususnya budaya Bugis yang kaya akan nilai tradisi, kearifan lokal, serta identitas budaya yang kuat. Interaksi yang terjalin selama kegiatan juga mendorong terciptanya komunikasi lintas budaya yang positif dan memperluas wawasan internasional bagi seluruh peserta.

"Program ini merupakan bagian dari kegiatan magang internasional mahasiswa Bisnis Digital UMS Rappang yang berlangsung di berbagai perusahaan dan industri perhotelan di Taiwan," ujarnya. 

Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target akademik dan pengembangan kompetensi mahasiswa, Muh. Wildan intens memonitoring dan evaluasi yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan. 

Melalui kegiatan monitoring tersebut, mahasiswa mendapatkan pendampingan terkait perkembangan kompetensi profesional, adaptasi lingkungan kerja internasional, capaian pembelajaran, serta implementasi kegiatan pengabdian dan diplomasi budaya selama menjalani program magang. Pendampingan rutin ini menjadi bagian penting dalam memastikan mahasiswa memperoleh pengalaman kerja global yang berkualitas sekaligus mampu menjadi duta budaya Indonesia di luar negeri.

Melalui program magang internasional yang dipadukan dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman kerja profesional di industri hospitality Taiwan, tetapi juga berperan aktif dalam memperkenalkan identitas budaya Indonesia kepada dunia. 

Kegiatan tersebut juga menjadi bukti bahwa mahasiswa UMS Rappang mampu menjalankan perannya sebagai agen perubahan, agen diplomasi budaya, dan representasi positif bangsa Indonesia di tingkat internasional.

×
Berita Terbaru Update