ASANEWS, SIDRAP– Rektor Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si., menekankan pentingnya integritas, soft skill, dan kejujuran saat memberikan sambutan pada kegiatan Pembekalan dan Pelepasan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) I dan III Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), Program Studi Administrasi Kesehatan.
Kegiatan tersebut digelar di Lantai 3 Gedung Rektorat UMS Rappang, Sabtu (17/1/2026), dan dihadiri pimpinan fakultas, dosen, serta puluhan mahasiswa peserta PBL.
Dalam sambutannya, Prof. Jamaluddin menyampaikan pesan reflektif melalui sebuah kisah viral di media sosial tentang seseorang yang memalsukan status demi pengakuan. Ia menegaskan, mahasiswa harus bangga dengan identitas akademiknya dan mampu mempertanggungjawabkan status tersebut melalui perilaku dan kompetensi nyata.
“Kita tidak perlu meminjam atau membeli atribut untuk menunjukkan status. Jaket almamater yang kalian pakai hari ini adalah sah. Maka jaga itu dengan sikap, etika, dan kemampuan yang mencerminkan mahasiswa sesungguhnya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Prof. Jamaluddin mengingatkan bahwa dunia saat ini tidak hanya menilai ijazah, tetapi juga menekankan pada keahlian dan keterampilan, sehingga UMS Rappang juga berkomitemn untuk meningkatkan keahlian dan keterampilan mahasiswa melalui berbagai program.
Rektor juga menekankan pentingnya kemampuan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, serta pengambilan keputusan sebagai bekal utama mahasiswa Administrasi Kesehatan dalam menjalani PBL di tengah masyarakat.
Menurutnya, Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan tersebut. Melalui PBL, mahasiswa belajar melakukan observasi, mengidentifikasi masalah kesehatan, merumuskan solusi, hingga menganalisis data secara ilmiah.
“PBL bukan sekadar kegiatan lapangan. Ini adalah proses pembelajaran nyata. Dari sinilah karakter, disiplin, kecerdasan sosial, dan profesionalisme kalian akan terlihat, meskipun hanya dalam waktu dua minggu,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Prof. Jamaluddin juga mengingatkan mahasiswa agar menjalani PBL dengan sungguh-sungguh sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada orang tua.
“Tidak ada orang tua yang ingin melihat anaknya gagal. Kuliah adalah ikhtiar untuk meningkatkan kualitas diri dan martabat keluarga. Jangan sia-siakan proses yang sudah disiapkan dengan baik oleh prodi, fakultas, dan universitas,” pesannya.
Menutup sambutan, ia mengajak mahasiswa menjadikan setiap aktivitas selama PBL sebagai bagian dari pembelajaran berkelanjutan.
“Jangan pernah berhenti belajar. Apa yang kalian jalani hari ini, suatu saat akan kalian sadari sebagai proses penting yang membentuk diri kalian di masa depan,” pungkasnya.
Kegiatan ini dihadiri, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Dr. Pratiwi Ramlan, S.Farm., M.A.P., Wakil Dekan I Khaeriyah Adri, S.KM., M.Kes., Wakil Dekan II Muhammad Rusdi, S.Ag., M.Adm.KP., serta Ketua Program Studi Adminkes Zulkarnain Sulaiman, S.KM., M.Kes.
